Berita yang menyakitkan

14/07/07 18:51

Hewan Langka Deperjualbelikan

Banjarmasin (ANTARA News) – Dua jenis hewan langka di Kalimantan Selatan (Kalsel) yakni lutung dan owa-owa diperjualbelikan secara bebas di beberapa pasar hewan di Kota Banjarmasin.

Informasi diterima ANTARA News, Sabtu hewan-hewan tersebut diantaranya dijual di Pasar Burung jalan Sudimampir Banjarmasin dengan harga bervariasi dari Rp100 ribu.

Menurut beberapa pemburu owa-owa dan lutung, kedua jenis primata itu dijual secara sembunyi dan pedagang hanya berani menjual kepada pembeli yang sudah dikenal.

Namun saat dilakukan penelusuran ke kawasan Pasar Sudimampir Banjarmasin tidak menemukan perdagangan kedua jenis hewan yang hanya ada dihutan Kalimantan itu.

Menurut beberapa pedagang burung di pasar tersebut, sejak ada razia dari petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) beberapa pedagang Lutung dan Owa-Owa tidak berani lagi muncul di kawasan pasar hewan piaraan terbesar di Banjarmasin itu.

Kepala BKSDA Kalsel Ir Siswoyo membenarkan maraknya penjualan beberapa jenis hewan dilindungi di beberapa pasar hewan di Banjarmasin termasuk owa-owa dan lutung.

Hanya saja dari beberapa kali razia yang dilakukan pihaknya, belum membuahkan hasil karena penjual hewan dilindungi itu lari sebelum petugas datang, padahal sebelumnya petugas sudah melakukan pengintaian.

“Diduga ada pihak-pihak tertentu yang sengaja membocorkan razia itu, sehingga para pedagang hewan langka itu menghilang sebelum kami datang,” katanya.

Siswoyo mengaku tidak mengetahui dari mana pedagang mendapatkan hewan-hewan yang dilindungi itu, padahal petugas kehutanan telah melakukan pengawasan ketat di lokasi habitat hewan itu.

“Saya berharap masyarakat membantu petugas mencegah praktik jual beli hewan yang dilindungi, demi kelestarian hewan-hewan asli Kalsel,” kata Siswoyo.(*)

Copyright © 2007 ANTARA

 

One thought on “Berita yang menyakitkan”

  1. Jual beli hewan langka?
    memang.. saya juga sangat benci dengan yang namanya perdagangan hewan langka tersebut. dan pada waktu yang tidak lama, mungkin sekitar dua bulan yang lalu, saya mendapati ada bapak tua yang sedang mendagangkan hewan langka, waktu itu didepan musium banjarbaru tepatnya. yang dijualnya ada anak beruang dan owa- owa kalau tidak salah, dan masih ada satu hewan lagi saya kurang jelas melihatnya. nah sipenjual tadi saya tanyai. pak, dapat dimana nih hewan? dari hutan katanya, trus saya lagi, katanya ni hewan di lindungi kan pa? ya jelas lah.. hutanlah yang melindunginya, sambil kesel kelihatannya. dia mulai marah kayaknya, karena kahadiran saya berdagangnya jadi tergangu. tapi saya tanya lagi, kan ni hewan dilindungi, apa bapak ngga takut kalau kena razia atau ditangkap? ngapain takut katanya, tangkap aja sini kalau berani (sambil membereskan dagangan hewannya).

    jadi memang sampai saat ini masih banyak praktek perdagangan hewan langka di kalimantan ini. dan itu karena, masyarakat kita lah yang membrikan peluang kepada mereka yang menjual hewan langka tersebut. coba kalau kita semua (masyarakat Kalimantan) menolak perdagangan hewan langka. mungkin mereka akan kebingungan memasarkan.

    maaf ya jadinya saya numpang bercerita disini nih… thanx ya

Silahkan Tulis Komentar/Saran/Kritik Anda...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s