Eksploitasi Tambang Rusak Lingkungan

Eksploitasi Tambang Rusak Lingkungan

    Kerusakan lingkungan kembali menuai bencana. Banjir yang melanda tiga kabupaten di Kalimantan Selatan, kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru, pada pertengahan Juni lalu diduga akibat penambangan batubara di kawasan hutan dan maraknya penebangan liar. Akibat banjir produksi listrik di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Asam-asam anjlok dan ribuan warga menderita.
Penebangan kayu di Kalimantan Selatan mulai marak tahun 1970-1980-an, tiga kabupaten tersebut dijadikan sebagai tempat pesta tebang kayu oleh pemegang HPH. Pembalakan belum selesai, pertambangan batubara ilegal mulai marak tahun 1985, bahkan sampai merambah kawasan hutan. Aktivitas tersebut membuat area tangkapan air rusak dan akhirnya mengakibatkan banjir. Hutan yang semakin kritis dan banyaknya bekas lubang tambang yang dibiarkan menganga juga menjadi salah satu penyebab berkembangnya nyamuk anopheles, pembawa malaria Di Kalimantan Selatan, serangan malaria dalam 5 bulan terakhir membuat 20 orang meninggal.

Setelah pertambangan merambaha kawasan hutan di Kalimantan Selatan, saat ini sekitar 61.707 hektar hutan lindung di kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan terancam penambangan emas. Sebagian besar kawasan eksplorasi adalah kawasan hutan lindung yang berfungsi sebagai daerah tangkapan air untuk daerah aliran sungai.

Kerusakan lingkungan akibat pertambangan juga terjadi di Donggala, Sulawesi Tengah. Pengerukan pasir, batu dan kerikil secara besar-besaran oleh sejumlah perusahaan tambang merusak sumber-sumber mata air di daerah itu. Akibatnya terjadi krisis air, apalagi saat musim kemarau. Selain kehilangan sumber air, warga sekitar pertambangan juga kehilangan mata pencaharian yang telah dilakoni turun-temurun, yaitu menambang pasir, batu dan kerikil secara tradisional.
Sumber G help

Sumber:
Tambang Emas Merambah Hutan Lindung (Kompas, 5 Juni 2007)
Malaria di Kalsel, 20 Orang Meninggal (Kompas, 13 Juni 2007)
Banjir Akibat Eksploitasi Tambang (Media Indonesia, 18 juni 2007)
Tambang Pasir di Donggala Merusak Mata Air (Kompas, 19 Juni 2007)
Lubang-lubang Besar Pembawa Bencana (Kompas, 22 Juni 2007)

2 thoughts on “Eksploitasi Tambang Rusak Lingkungan”

  1. kami juga sedang membahas tentang Daya Rusak Tambang Migas, Bagaimana Mengurusnya?… klo mw gabung silakan datang dan join di jatam.org

    salam kenal tunggul

Silahkan Tulis Komentar/Saran/Kritik Anda...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s