Suroso, Penerima Penghargaan Adiwiyata

Berhasil Sulap Lahan Kritis Jadi Multiguna

Buah dari wujud kecintaan dan kepedulian menyelamatkan lingkungan. Suroso, warga Desa Pakuntik, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, meraih penghargaan Adiwiyata.
————————
Farid Akhmad
Banjarmasin

SEMULA Suroso tak pernah berfikir akan mendapatkan penghargaan Adiwiyata atau Abdi Persada Lingkungan Kalsel. Apa yang dilakukannya semata-mata untuk meringankan beban masyarakat di sekitar tempat tinggalnya. “Meraih penghargaan bukan tujuan saya. Saya hanya berbuat sebagian kecil untuk lingkungan,” ujar Suroso seusai penyerahan penghargaan lingkungan di halaman Gubernuran Kalsel kemarin.
Pria kelahiran 51 silam itu menuturkan, telah merubah lahan di kawasan Desa Pakuntik, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, yang dulunya merupakan lahan kritis menjadi lahan multiguna. “Dulu air susah didapat. Sekarang meski memasuki kemarau, warga sekitar tidak kekurangan air,” tuturnya.
Suroso menambahkan, merubah kondisi lingkungan tersebut dilakoninya selama 15 tahun dan tidak lebih dari 12 hektare lahan yang dibenahi.
“Awalnya, membendung sungai Tender Pisau. Sebab, warga sekitar kesulitan air bersih di lahan yang gersang itu. Bahkan, untuk mencari air bersih harus berjalan 300 meter hingga 2 kilometer,” tutur Suroso.
Saat ini, terangnya, sudah 300 perumahan yang mendapatkan pasokan air bersih dari bendungan yang dibuat itu. Dan karena terkendala dana, tinggal satu desa yang belum mendaptakan suplai air.
Diceritakannya, dari air yang dibendung itu, bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. “Seperti membuat kolam ikan. Jika ada dana kemungkinan, akan dijadikan pembangkit tenaga listrik,” sambungnya.
Bukan itu saja, di atas bendungan dan tiga bukit kawasan di sekitar bendungan yang dulunya lahan gundul, juga disulap Suroso menjadi lahan yang penuh pepohonan. “Pohon Jati, Mahoni, Karet yang ditanam. Sekarang bisa dimanfaatkan buat penyangga perekonomian warga,” katanya.
Atas kepeduliannya terhadap lingkungan tersebut, Suroso juga mendapatkan uang santunan Rp 1 juta yang diserahkan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin dalam upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup se Dunia, kemarin pagi.***

Silahkan Tulis Komentar/Saran/Kritik Anda...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s