SEMANGAT HARI LINGKUNGAN HIDUP “KANTONG PLASTIK? NO, THANKS”

Rata-rata orang Indonesia memakai kantong plastik (kresek) sehari 2-3 lembar/orang, jika kita kita kalikan dalam setahun rata-rata kita memakai kantong plastik 700-1000 lembar. Jika kita kalikan lagi dengan jumlah penduduk kita di Indonesia, maka hasilnya adalah tumpukan kantong plastik yang hanya bisa terurai setelah berusia ratusan tahun lebih.

Kantong plastik, apalagi yang berwarna hitam banyak mengandung bahan kimia berbahaya yang bisa mengkontaminasi makanan yang kita bungkus. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan peringatan resmi tentang bahaya kantong plastik kresek. Berdasarkan hasil penelitiannya, kantong plastik, terutama warna hitam merupakan produk daur ulang mengandung bahan kimia berbahaya. Untuk itu sebaiknya kita menghindari tidak menggunakan kantong plastik untuk membungkus makanan, khususnya makanan siap saji. Selain diragukan kebersihannya, kantong kresek berwarna dikhawatirkan mengandung zat karsinogen yang dalam pemakaian jangka panjang dapat memicu kanker.Tidak hanya manusia yang bisa merasakan dampak dari penggunaan kantong plastik, bahkan menurut penelitian ribuan hewan laut dan lebih dari 1 juta burung-burung meninggal setiap tahun sebagai akibat dari polusi plastik.

Lalu apa upaya kita sebagai masyarakat yang peduli terhadap kebersihan kota kita dari sampah plastik yang bahkan sering berterbangan di jalan raya? “Katakan tidak pada kantong plastik” apabila kita membeli sesuatu misalnya camilan dan lain sebagainya di kios, warung, pasar atau mini market. Kita bisa menyiasatinya dengan menyimpan barang bawaan kita di dalam jaket, apabila barang bawaan tersebut tidak terlalu banyak, atau menyimpannya dalam jok kendaraan kita bagi yang pakai motor, atau kita membawa tas yang terbuat dari kain untuk menyimpan barang bawaan kita. Selain itu kita bisa membawa kantong plastik bekas dari rumah pada saat mau berbelanja dan menolak pemberian dari penjual apabila kita ditawarkan kantong plastik. Usaha yang terakhir yakni perlunya kampanye kecil-kecilan “Anti Kantong Plastik” dengan cara membagikan tas yang terbuat dari kain kepada masyarkat, khususnya ibu-ibu yang berbelanja di pasar-pasar tradisional.

(MJFH 137)

Silahkan Tulis Komentar/Saran/Kritik Anda...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s