“LAPORAN PERJALANAN EKSPEDISI PENDAKIAN GUNUNG AURBUNAK”

1. Hari Pertama

Pada hari kamis tanggal 14 Mei 2015 kami tim ekspedisi pendakian gunung Aurbunak yang terdiri dari Gerry Claudio Saputra, Stephanus Agus Sugianto, M. Rijani, Muhammad Maulana, M. Reza Pahlawan dan saya sendiri M. Nazmi Abdi berangkat dari sekretariat Mapala Justitia FH Unlam menuju Dermaga Tiwingan sekitar pukul 08.30 WITA menggunakan mobil salah satu anggota Mapala Justitia FH Unlam Banjarmasin, di tengah perjalanan kami makan pagi di rumah makan Tenda Biru. Setelah makan kami melanjutkan perjalanan. Sekitar pukul 11.30 WITA kami sampai di Dermaga Tiwingan dan langsung memasukkan barang-barang kami ke dalam kelotok yang merupakan alat transportasi kami menuju desa Pa’au kec. Aranio kab. Banjar ( desa terakhir sebelum memulai pendakian ). Di tengah perjalanan menuju desa Pa’au kami diguyur hujan yang cukup lebat sehingga membatasi jarak pandang nahkoda kelotok, kejadian ini sedikit menghambat perjalanan kami yang biasanya perjalanan dari Dermaga Tiwingan menuju desa Pa’au hanya memakan waktu sekitar 1 jam 45 menit menjadi 2 jam 30 menit. Sesampainya di desa Pa’au kami langsung menuju rumah Kepala Desa untuk mengurus administrasi, lima belas menit kemudian kami memulai pendakian. Sekitar pukul 15.30 WITA kami sampai dan istirahat di Camp pertama yaitu camp Binjai dengan titik kordinat ( 03° 36’ 50,9” S, 115° 04’ 45,7 E ) yang berada tepat di tepi sungai. Jarak dari desa Pa’au dengan Camp Binjai + 4.2 KM dengan jalur yang cukup jelas dan kemiringan + 10° – 15 °. Di Camp Binjai kami briefing dan memutuskan sepakat untuk melanjutkan perjalanan menuju Camp selanjutnya. Lama perjalanan menuju Camp kedua sekitar 45 menit dengan jarak + 2 KM dan kemiringan yang kurang lebih sama, Camp ini tepat berada di tepi sungai ( 03° 37’ 49,5” S, 115° 04’ 34,8” E ). Setelah selasai membangun tenda, kami menyalakan api dan membersihkan diri, lalu memasak untuk makan malam. Setelah makan malam kami briefing untuk kegiatan keesokan harinya. Karena pererjalanan kami masih jauh, kami memutuskan untuk beristirahat pukul 22.00 WITA.

2. Hari Kedua

Pada hari Jum’at tanggal 15 Mei 2015 kami bangun sekitar pukul 06.30 WITA dan langsung memasak, lalu makan pagi, serta selanjutnya kami mandi secara bergantian. Setelah makan dan mandi kami mengemas tenda dan peralatan lainnya. Rencana awal kami memulai perjalanan pada pukul 09.00 WITA, namun tiba-tiba hujan turun cukup lebat, akhirnya kami memutuskan untuk berteduh disalah satu gubuk warga desa Pa’au yang biasa digunakan warga untuk istirahat saat bekerja, setengah jam kemudian hujan reda dan kami langsung melanjutkan perjalanan. Perjalanan di hari kedua ini jauh lebih berat dari hari pertama karena setelah dari Camp kedua jalur yang kami lalui tidak jelas lagi, membuat kami harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk membuka jalan dengan menebang ranting-ranting pohon penghalang jalan agar bisa lewat. Rapatnya pohon Karamunting dan karena parang yang kami gunakan kurang memadai membuat perjalanan kami menjadi terhambat karena beberapa kali kami harus memperbaiki parang yang gagangnya terlepas sehingga banyak waktu yang terbuang. Setalah berjalan kurang lebih sekitar 5 jam 30 menit di bawah terik matahari yang begitu panas namun dipenuhi dengan pohon karamunting dan dengan kemiringan + 15° – 25° kami akhirnya menemukan sungai, dan memutuskan untuk beristirahat makan siang. Setelah 30 menit beristirahat kami melanjutkan perjalanan. Pada perjalanan selanjutnya kami tidak lagi banyak terkena terik matahari karena kami memasuki kaki gunung Aurbunak dengan pepohonan yang tinggi sehingga terik matahari terhalangi oleh pohon. Setelah 2 jam kami berjalan dengan kemiringan + 15° – 20°, kami memutuskan untuk nge-Camp karena lokasi ini cukup landai dan berada didekat sungai ( 03° 38’ 07,9” S, 115° 05’ 26,7” E ). Jauh perjalanan yang didapat untuk hari ini hanya sekitar + 22,118 KM, hal ini disebabkan karena jalan tertutup yang harus dibuka tadi agar dapat lewat. Setalah selesai mendirikan tenda dan membersihkan diri kami bersiap untuk memasak dan makan malam, selasai makan kami briefing untuk kegiatan besok. Karena tubuh kami yang terasa sangat letih ditambah perjalanan masih jauh, kami akhirnya memutuskan untuk beristirahat pada pukul 22.00 WITA.

3. Hari Ketiga

Pada hari Sabtu tanggal 16 Mei 2015 kami bangun sekitar pukul 06.30 WITA dan kami langsung bersiap-siap untuk memasak dan makan pagi, selesai makan kami mandi dan mengemas semua peralatan yang kami gunakan kecuali peralatan trekking. Kami memulai perjalanan sekitar pukul 09.00 WITA, jalur yang kami lalui hari ini tidak jauh berbeda dengan jalur hari sebelumnya, hanya saja jalur ini jarang terkena terik matahari langsung dan jalur ini sedikit lebih menanjak. Untuk 2 jam pertama jalur yang kami lalui dengan kemiringan + 70° – 80° lalu kamipun menyeberangi sungai dan berada tepat di depan air terjun ( 03° 38’ 07,2” S, 115° 05’ 35,3” E ) yang pertama kami lewati. Jalur yang begitu sulit membuat perut kami terasa lapar dan kamipun memutuskan untuk beristirahat sambil makan siang di depan air terjun tersebut. Setelah 1 jam beristirahat kami kembali melanjutkan perjalanan. Dalam perjalanan menuju Camp keempat kami melewat 3 air terjun. Selama + 3 jam berjalan kami tidak jauh dari sungai dengan kemiringan + 20° – 45° . Pepohonan yang rapat ditambah banyaknya tumbuhan yang berduri membuat pergerakan kami sedikit terhambat namun itu tidak mengurangi semangat kami untuk mencapai puncak Aurbunak. Setelah 2 jam berjalan dari air terjun ketiga kami hanya berjalan menyisiri sungai yang sudah mati namun kadang ada saja aliran sungai yang keluar langsung dari tanah. Sekitar pukul 16.00 WITA kami memutuskan untuk mendirikan camp. Kali kami terpaksa mendirikan camp di tanah yang sedikit miring, karena tidak ada lagi tanah yang datar sehingga kami hanya dapat mendirikan Bivak dengan menggunakan flysheet. Setelah mendirikan Bivak kami bersiap-siap untuk memasak dan makan, Camp ini berada sedikit jauh dari sumber air, kami harus turun kira-kira sekitar 150 m dari Camp untuk mengambil air, selesai makan seperti pada malam-malam sebelumnya kami briefing untuk kegiatan besok. Di Camp keempat ( 03° 38’ 25,7” S, 115° 05’ 59,8” E ) dengan ketinggian + 500 MDPL ini ternyata saat salah satu anggota tim menemukan sinyal handphone ketika dia menyalakan handphone, kamipun langsung menelpon kawan-kawan yang berada di sekretariat, kami hanya bercerita sedikit tentang perjalanan kami selama 3 hari sebelumnya. Sekitar pukul 22.00 WITA kami memutuskan untuk beristirahat karena perjalanan kami mungkin masih jauh.

4. Hari Keempat

Pada hari Minggu tanggal 17 Mei 2015 kami bangun pada pukul 07.00 WITA, kemudian kami mengambil air untuk memasak, selesai makan kemudian packing peralatan kecuali peralatan trekking. Kami memulai perjalanan pada pukul 09.00 WITA, setelah berjalan sekitar 3 jam 30 menit dengan kemiringan + 70° – 80° dan dan pepohonan yang masih rapat dan didominasi tumbuhan berduri kami akhirnya menemukan tebing ( 03° 38’ 30,3” S, 115° 06’ 10,8” E ), namun tebing ini dipenuhi dengan lumut, kami hanya mendaki melalui sisi tebing. Setelah berjalan dari sisi tebing kami akhirnya sampai di punggungan gunung Aurbunak kira-kira pukul 15.00 WITA, karena di sini cukup landai kami memutuskan untuk beristirahat dan makan siang. Sebenarnya jarak dari punggungan ini menuju puncak hanya + 550 m dengan kemiringan kira-kira 15° namun semak belukar dan tumbuhan berduri sangat rapat, sehingga jarak 550 m kami tempuh dalam waktu 2 jam. Sesampainya di puncak ( 03° 38’ 23,3” S, 115° 06’ 31,1” E ) kami berfoto-foto dan beristirahat sejenak sekitar 15 menit dan kami langsung turun menuju Camp keempat, namun karena hari sudah mulai gelap dan jalur yang akan kami lalui sangat terjal kami akhirnya memutuskan untuk membuat camp di punggungan tempat kami makan siang sebelumnya. Kondisi Camp ini ( 03° 38’ 23,3” S, 115° 06’ 31,1” E ) sebenarnya tidak begitu miring namun sangat sempit sehingga kami hanya bisa mendirikan Bivak. Persediaan air yang kami miliki di camp ini tinggal sedikit, sehingga saran dari salah satu anggota tim untuk menggunakan air lumut untuk diminum serta untuk memasak nasipun kami terima karena keadaan yang mendesak. Kamipun akhirnya memeras air lumut dengan filter dari slayer untuk digunakan. Setelah selesai makan kami briefing untuk kegiatan besok, karena suhu yang begitu dingin kami akhirnya memutuskan untuk tidur sekitar pukul 09.00 WITA.

5. Hari Kelima

Pada keesokan harinya, Senin tanggal 18 Mei 2015 kami bangun sekitar pukul 07.00 WITA dan diatas flysheet kami tergenang banyak air karena tetesan air embun yang jatuh dan terkumpul, kamipun langsung memasak dan setelah selesai makan kami kemudian packing peralatan. Kami memulai perjalanan pulang sekitar pukul 08.30 WITA, selama + 1 jam 30 menit kami sampai di Camp keempat dan kamipun beristirahat sejenak, kami hanya beristirahat selama 5 menit, lalu kami kembali melanjutkan perjalanan, dari Camp keempat menuju air terjun pertama yang hanya kami tempuh selama 2 jam karena jalan yang kami lalui ini telah menjadi jalan setapak dan cukup jelas membuat perjalanan kami menjadi lebih cepat. Sesampainya di air terjun pertama kami beristirahat dan makan siang, kira-kira selama 30 menit kami kemudian beristirahat. Kami kembali melanjutkan perjalanan menuju Camp ketiga, dari air terjun pertama menuju Camp ketiga kami tempuh dalam waktu 30 menit. Sesampainya di Camp ketiga kami beristirahat sejenak dan di sini kami makan lagi karena logistik yang kami bawa masih banyak, 1 jam kemudian kami kembali melanjutkan perjalanan namun kami tidak menuju Camp kedua melainkan kami langsung menuju Camp Binjai, selama 2 jam berjalan akhirnya kami sampai di Camp Binjai. Sesampainya di Camp Binjai kami langsung menuju desa Belangian, kami tidak menuju desa Pa’au karena di desa Belangian lah kelotok yang kami tumpangi untuk pulang ke Dermaga Tiwingan berada. Kami sampai di desa Belangian sekitar pukul 17.00 WITA, kamipun langsung menuju rumah paman kelotong untuk meminta ijin menginap di kelotok, namun paman tersebut ternyata belum datang dari Dermaga Tiwingan, kira-kira selama 30 menit kami menunggu di depan rumah, paman kelotok akhirnya datang. Setalah meminta ijin kepada paman kelotok kami langsung menuju dermaga tempat kelotok tersebut berada. Sesampainya di dermaga kami langsung membersihkan diri dan membersihkan peralatan kami masing-masing. Sekitar pukul 19.00 WITA kami mamasak untuk makan malam, selesai makan kami sedikit berbicara mengenai jalur pendakian  yang telah kami lewati, kira-kira sekitar pukul 23.00 WITA kamipun beristirahat.

6.Hari Keenam

Pada hari Selasa tanggal 19 Mei 2015 kami bangun sekitar pukul 06.00 WITA, sambil menunggu nakhoda kelotok datang kami membersihkan diri. Kami berangkat dari desa Belangian menuju Dermaga Tiwingan sekitar pukul 07.00 WITA dan kami sampai di Dermaga Tiwingan pada pukul 09.00 WITA, kemudian kami makan pagi di Dermaga, sambil menunggu kawan-kawan dari Banjarmasin menjemput kami sambil bercanda ria supaya tidak jenuh menunggu, setelah 2 jam menunggu akhirnya kawan-kawan dari Banjarmasin datang menjemput dan kamipun langsung berangkat, selama 2 jam di perjalanan akhirnya kami sampai di Sekretariat Mapala Justitia FH Unlam Banjarmasin pada pukul 13.00 WITA.

DOKUMENTASI :

IMG_9710

Para anggota tim Ekspedisi.

IMG_9735

Dalam perjalanan menuju desa Pa’au

IMG_9822-tile

Ekspedisi Pendakian Gunung Aurbunak Dimulai.

IMG_9831

String Line Ekspedisi Mapala Justitia.

IMG_9832

Istirahat Sejenak Di tengah Pendakian.

IMG_9785 IMG_9789

Camping dan Memasak Di Alam Terbuka.

IMG_9861-tile

Perjalanan Dilanjutkan Kembali.

IMG_9890 IMG_9891

Cek Posisi Melalui Peta & GPS.

IMG_9977

Berfoto bersama dengan Background Airterjun.

IMG_0028-tile

Para Anggota Tim Ekspedisi Akhirnya Tiba Di Puncak Tertinggi Gunung Aurbunak.

IMG_0016

BRAVO JUSTITIA !!!!

Iklan

Silahkan Tulis Komentar/Saran/Kritik Anda...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s